Perpustakaan ORBIT SMAN 7 Berau Masuk 15 Besar Tingkat Nasional

img

Menunjukkan Salah Satu Karya Batik Perpustakaan ORBIT SMAN

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.TANJUNGREDEB- Perjuangan perpustakaan ORBIT SMAN 7 Berau mewakili Propinsi Kaltim di Tingkat Nasional membuahkan hasil,dengan berhasil lolosnya perpustakaan ini masuk seleksi 15 besar.

Kepastian itu sesuai keputusan tertulis Perpustakaan Nasional RI tertanggal 28 Juli 2021 lalu dengan predikat Akreditasi B 2019. Keberhasilan masuk 15 besar ini, maka perpusataan ORBIT harus maju lagi berkompetisi untuk menuju penilaian akhir bersama provinsi lainnya yang dinyatakan lolos masuk 15 besar.

“Prestasi ini memacu kami untuk lebih berkerja keras lagi mempersiapkan penilaian akhir,”jelas  Kepala Perpusatakaan ORBIT SMA 7 yang berlokasi di Jl Kedaung Kecamatan Tanjung Redeb Qomariah Sabran Senin (16/8/2021).

Lanjut Qomariah, bermodalkan 10 potong kain batik dengan ukuran perpotong batiknya 2 meter. Dari 10 kain batik berhasil dibuat anak didik Perpustakaan ORBIT, 5 potong merupakan batik tulis dan 5 potong lagi batik cap atau printing. Ilmu diperoleh dari magang Bantuan Deskranasda Berau tersebut kemudian di sekolah diimplementasikan dengan mengadakan kegiatan melibatkan masyarakat di sekitar sekolah.

“Sehingga dari kegiatan itu menghasilkan produk berupa sarung bantal, masker dan pernak pernik kecil-kecil batik. Dimana hasil karya itu kami jual dan alhamdulillah mampu menjadi sumber penghasilan. Hal itu mendapat respon positif dari Bupati Berau, Ketua Dekranasda juga pihak-pihak terkait lainnya,” imbuh Qomariah. 

Keunggulan lain Perpustakaan ORBIT ditengah pandemi corona virus disease 2019 (covid-19), yakni tetap bisa dimanfaatkan oleh siswa siswi SMA 7 tampa harus datang ke sekolah.

Memanfaatkan media promosi online memakai aplikasi library digital bekerja sama dengan Erlangga untuk membuka aplikasi itu, kemudian mengisi koleksinya dengan koleksi yang ada di perpustakaan.

“Jadi anak-anak didik kami dengan membuka handphone Android mereka bisa meminjam koleksi yang ada di perpustakaan kami,” ujar Qomariah. 

Selain itu aplikasi i-Berau yang terkoneksi dengan perangkat komputer, sehingga mereka meskipun tanpa harus berkunjung langsung ke sekolah karena masa pandemi.

Program i-Berau ini bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau.  Jadi pada saat pengunjung online ini menginstal aplikasi tersebut di Selulernya, mereka sudah bisa meminjam buku secara online.

“Dengan cara seperti itu, online. selain itu jika ada siswa dari kecamatan jauh yang ingin belajar langsung secara Luring  juga kami terima, namun dengan Prokes yang ketat,” papar Qomariah.

Sebab dalam ruangan perpustakaan ORBIT memiliki 45 unit komputer yang terkoneksi langsung dengan perpustakaan online, dan 2 komputer lainnya sebagai server. (sep/adv)